advanced web statistics Oktober 2016

Berlangganan Melalui Email...?

5 Game Android Paling Berat yang Pernah Saya Mainkan di HP JADUL

Apakah 5 Game Android Ini yang Paling Berat?
Cukup berat, untuk ponsel android JADUL. (kala itu)
Pernahkah kalian mencoba menginstall game android yang tergolong populer, kualitas visual yang "WOW" dan tentunya game tersebut juga berkuran "gajah"?

Jika perrnah, maka kali ini saya akan memberikan daftar game apa saja sih yang tergolong sangat berat dan juga mempunyai ukuran "gajah"?

Silahkan kalian simak beberapa game android paling berat saat ini.

5 Game Android Paling Berat Saat ini...

Daftar game di bawah nanti merupakan game yang memang pernah saya coba dan merasakan sendiri betapa beratnya game tersebut (tentunya di barengi dengan kualitas visual yang mumpuni).

1. Grand Theft Auto - San Andreas

Game urutan pertama yang menurut saya merupakan game yang paling berat dari semua game yang pernah admin coba adalah Grand Theft Auto San Andreas.

Mengapa...?

Karena game ini mengharuskan kalian untuk menyisakan ruang penyimpanan sekitar 2 GB lebih untuk bisa memainkan game ini.

Bukan hanya ukuran data filenya saja yang berukuran gajah, namun game ini juga memiliki gameplay dan grafis yang “Sama Persis” dengan versi PlayStation 2.

Dimana game ini akan menyuguhkan dunia virtual yang bisa kalian jelajahi secara menyeluruh (Open World) yang mengharuskan CPU ponsel kalian bekerja "lebih" signifikan dari biasanya.

Screenshot - Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset

Video - Grand Theft Auto SA- Lenovo A1000 - Max Preset


2. Wild Blood

Hampir sama dengan Grand Theft Auto San Andreas dalam hal ukuran file. Game Wild Blood ini mengharuskan kalian untuk menyisakan ruang penyimpanan sebesar 2 GB lebih.

Untuk game Wild Blood ini memang sepertinya hanya di khususkan untuk mobile saja. Karena saya sendiri memang belum pernah menemukan game ini pada versi lain, misal Playstation 2 ataupun PC.

3. Gangstar Vegas

Gangstar Vegas memiliki gameplay yang hampir sama dengan Grand Theft Auto San Andreas, yaitu pada fitur “Open World”. Namun ada satu kekerungan game ini di banding pesaingnya yaitu trafik lalu lintas yang menurut saya terlalu “sepi”.

4. The Amazing Spiderman

Daftar game ukuran gajah yang berikutnya yaitu The Amazing Spiderman. Untuk ukuran dari game ini “seingat” saya berukuran sekitar 1 GB lebih.

Gameplay dari game ini cukup keren dengan menyuguhkan aksi-aksi yang memukau dari karakter yang akan kalian mainkan, yaitu Spiderman.

5. Asphalt 8 Airborn

Dari semua game yang telah di sebutkan di atas merupakan game premium yang artinya kalian harus membayar atau membelinya di playsore untuk bisa mengunduh dan memainkan game tersebut.

Berbeda dengan Asphalt 8 Airborn ini, kalian cukup mengunduhnya saja secara gratis di playstore. Walaupun gratis, game ini tidak kalah premium di bandingkan dengan game berbayar lain.

Catatan...

Mohon maaf, untuk screenshot dan video gameplay hanya bisa saya tampilkan pada game Grand Theft Auto San Andreas saja. Sebab, pada game-game yang lain sudah saya hapus/uninstall.

Di bawah ini adalah game-game yang masih tersisa pada ponsel Lenovo A1000 (Hape Dermawan) yang saya gunakan sehari-hari.
Game yang masih tersisa...
Jadi, apakah game-game yang telah saya sebutkan di atas merupakan game android yang paling berat?

Ataukah kalian memiliki daftar game terberat sendiri?

Share...

Jika artikel ini bermanfaat, tidak ada salahnya untuk meluangkan waktumu untuk membagikan artikel ini. Jangan biarkan informasi ini berhenti di kamu saja...

Sekian...

Itulah artikel mengenai 5 Game Android Paling Berat yang Pernah Saya Mainkan di HP JADUL. Semoga informasi yang saya tuliskan melalui artikel di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

Mohon maaf jika ada salah kata,

Sampai jumpa di lain waktu.

Terima kasih
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

Cara agar Mendapatkann Upgrade Windows 10 Secara GRATIS (original)

Jalur Lain Melakukan Upgrade Windows 10 Secara GRATIS!
Nggak kebagian dapet Windows 10 GRATIS? Coba cara ini, mungkin masih work
Bagi kalian pengamat perkembangan Microsoft Windows, tentunya kalian sudah mengetahui bahwa program upgrade gratis ke Windows 10 telah berakhir pada tanggal 29 Juli 2016 kemarin.

Nah bagaimana jika beberapa dari kalian ada yang terlanjur terlambat melakukan upgrade gratis? Apakah masih ada harapan untuk mendapatkan OS Windows 10 (Full Activated) secara gratis?

Kabar baiknya, kalian masih bisa mendapatkan OS Windows 10 secara gratis dengan cara melakukan upgrade dari web resmi Microsoft.

Prosedur Melakukan Upgrade Gratis...

Jika kalian ingin mencoba melakukan upgrade gratis ke Windows 10 ini, maka baca terlebih dahulu prosedur di bawah ini dengan seksama.

1. Buka halaman Microsoft...

Buka terlebih dahulu halaman Microsoft menggunakan browser (Firefox, Chrome, Opera, dll) melalui link ini : Halaman Microsoft

2.Unduh Tool "Windows10Upgrade"

Setelah kalian membuka halaman tersebut, kemudian klik tombol seperti pada gambar di bawah ini.
Klik tombol "Upgrade Now"

3. Ikuti perintah Tool "Windows10Upgrade"

Lalu kalian akan mendapatkan "Windows10Upgrade" langsung dari Microsoft. Setelah itu buka tool "Windows10Upgrade" tersebut, kemudian ikuti perintahnya hingga proses upgrade berlangsung.

4. Menunggu proses unduh/upgrade...

Kemudian tunggu proses mengunduh file-file yang di butuhkan untuk upgrade ke Windows 10 hingga selesai. (Ukuran seluruh file Windows 10 sekitar 3GB)

5. Proses unduh sudah selesai? Restart!

Setelah proses mengunduh selesai, klik restart pada tombol yang di sediakan oleh tool "Windows10Upgrade", maka proses pemasangan Windows 10 akan berlangsung.

6. Windows 10 tidak akan langsung "Activated"

Dan yang terakhir, setelah Windows 10 terinstall dengan sempurna, maka status Windows 10 tidak akan serta merta langsung "Activated", alias belum "Full Version".

Nah yang perlu kalian lakukan adalah memasukan akun Outlook yang kalian miliki. Setelah akun Outlook tadi kalian masukan, maka status Windows akan "Activated with digital license linked to your account"
"Activated with digital license linked to your account"
"Activated with digital license linked to your account"

Catatan...

Perlu kalian ketahui bahwa Tool "Windows10Upgrade" ini berbeda dengan Tool "Media Creation" yang pernah di bahas di web-web lain yang digunakan untuk upgrade/mendapatkan Windows 10.

Jika kalian menggunakan "Windows10Upgrade" ini, kalian hanya bisa melakukan "Upgrade" saja. Berbeda dengan "Tool Media Creation" yang bisa di gunakan untuk mengunduh file ISO Windows 10 juga.

Perbedaan lainnya jika kalian menggunakan "Tool Media Creation", maka ketika kalian memasukan akun Outlook (saat ini), maka Windows 10 tidak akan "teraktivasi". Ini di sebabkan karena memang tool tersebut sudah melewati "batas" upgrade gratis, yaitu tanggal 29 Juli 2016.

Info...

Cara ini sudah saya coba lakukan kemarin pada tanggal 27 Oktober 2016. Sedangkan pada aktivasi (memasukan akun Outlook) saya lakukan pada tanggal 28 Oktober 2016. (sehari setelahnya)
Windows 10 langsung "Activated" tanpa menggunakan Loader atau "Pembajak"

Share...

Jika menurut kalian artikel ini sangat bermanfaat, tidak ada salahnya untuk meluangkan waktu untuk membagikan artikel ini ke teman-teman kalian.

Sekian...

Itulah artikel mengenai Cara agar Mendapatkann Upgrade Windows 10 Secara GRATIS (original). Semoga informasi yang saya tuliskan melalui artikel di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

Mohon maaf jika ada salah kata,

Sampai jumpa di lain waktu.

Terima kasih
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

Daftar 5 Game, dengan Gameplay yang MIRIP (Meniru) Clash of Clans

Menurut Kalian, Apakah 5 Game Ini Meniru Clash of Clans?
Hampir menyerupai Clash of Clash, siapa yang meniru?
Jujur, saat pertama kali memegang android, yang ada di benak saya adalah ponsel cerdas, dengan kemampuan super lainnya seperti browsing cepat, desain modern, dan pengalaman gaming yang tak terlupakan karena grafis game android pada umumnya setara dengan Playstation 2.

Memang untuk soal grafis pada game android sudah sangat baik untuk kelas mobile. Malahan jika di bandingkan, misalnya grafis game GTA SA pada versi android justru lebih bagus di banding dengan GTA SA versi Playstation 2.

5 Game yang kesannya “Meniru” Clash of Clans...

Sebenarnya yang akan di bahas pada artikel ini bukan soal grafisnya yang wah. Namun, yang ingin saya share adalah, beberapa game yang memiliki sistem gameplay hampir mirip dengan Clash of Clans.

Silahkan di simak, mungkin kalian akan suka dengan salah satu game dengan gameplay mirip seperti Clash of Clans yang saya tuliskan di bawah ini.

1. Call of Duty Heroes

Yang pertama adalah game berjudul Call of Duty Heros dari Activision. Di dalam game ini kalian akan menemukan beberapa istilah umum yang ada pada Call of Duty versi FPS seperti Killstreak, Care Package, Drone Strike, dll. Yang menarik adalah gameplay dari Call of Duty Heros ini hampir mirip seperti Clash of Clans.

2. Castle Clash

Hampir seluruh aspek yang ada di dalam game Castle Clash memiliki kesamaan pada Clash of Clans. Menurut saya perbedaannya hanya terletak pada karakter-karakter yang akan menjadi pasukan kalian nanti ketika memainkan game ini. Sayangnya game Castle Clash ini kalah pupuler di bandingkan game besutan Super Cell tersebut.

3. Total Conquest

Total Conquest juga memiliki gameplay yang sama seperi Clash of Clans, misalnya membangun desa, menyiapkan pasukan, mencari uang, dll. Game ini juga tersedia pada versi ponsel java alias hape jadul yang telah saya bagikan pada artikel Game Mirip Clash of Clans Untuk Ponsel Java

4. Clash of Lords 2

Game ini juga memiliki kemiripan pada gameplay Clash of Clans. Perbedaan yang paling mencolok dari game ini di banding Clash of Clans adalah waktu tunggu ketika upgrade, dan tentu saja karakternya juga berbeda. Jika kalian berminat mencobanya, silahkan langsung unduh melalui Playstore.

5. Galaxy Factions

Tidak banyak kata yang bisa saya sampaikan untuk game ini. Silahkan anda langsung coba sendiri dan simpulkan apa yang paling menarik dan apa yang paling aneh dalam game ini.

Catatan...

Sebenarnya ada banyak game dengan gameplay mirip seperti Clash of Clans. Namun apa daya, jika harus mencoba seluruh game yang ada, sudah di pastikan akan memakan waktu yang cukup lama. Game-game di atas merupakan game yang sempat saya coba mainkan.

Jadi menurut kalian, apakah si developer dari beberapa game ini secara kebetulan telah menciptakan game dengan gameplay yang mirip?

Apakah mereka terinspirasi?

Atau karena alasan lain?

Sekian...

Sekian dulu untuk artikel kali ini yang berjudul 5 Game Android Dengan Sistem Gameplay Seperti Clash of Clans. Jika kalian memiliki daftar game tersendiri, maka tidak salahnya untuk menuliskan daftar game versi kalian sendiri.

Sampai jumpa di lain kesempatan,

Terima kasih.
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

Lebih Baik Saya BERHENTI Menggunakan Software BAJAKAN, DOSA!

Kalian pengguna software bajakan? Kalian pencuri!
Jangan sampai kita "menabung" dosa, cuma gara-gara hal sepele. (software bajakan)
Sebagai seorang manusia biasa yang memiliki hati nurani, tentu saya juga ingin menggunakan karya orang lain (dalam hal software) secara legal (original) yang pastinya juga 99% halal.

Sudah tak terhitung lagi berapa banyak pengguna software bajakan di negara kita tercinta ini. Tidak sedikit pula pengguna software yang tidak peduli, bahkan “nggak ngerti” bahwa software yang ia manfaatkan tersebut ternyata tidak original/legal.

Selain itu, ada pula pengguna yang terpaksa menggunakan software hasil “membajak", padahal sebenarnya ia tahu bahwa hal tersebut tidak seharusnya ia lakukan sedari awal. (termasuk saya sendiri).

Nah ini yang jadi masalah, keadaan yang memaksa!

Memakai software bajakan itu, sama saja PENCURI (dosa)

“Ahh yang bener, software bajakan kok bikin dosa ini gimana?”
“Cuma hoax kali, artikel nggak mutu nihh!”

Jika kamu memiliki unek-unek (pertanyaan) seperti di atas, maka jawaban yang akan saya berikan nanti “mungkin” akan membuatmu sedikit, tercengang, kaget, gelisah, gundah, perasaan bersalah, dll.

(karna memang hanya sebagian kecil orang yang menyadarinya)

Akan saya jelaskan, jadi begini gan, mas, mbak, dek...

Pada dasarnya, software BAJAKAN itu adalah menggunakan suatu “barang” milik orang lain yang seharusnya “dibeli”, namun yang terjadi malah “tidak dibeli”. (sekedar di ambil, tanpa ijin pada si pemilik)

Mungkin kamu mendapatkannya dari internet, teman, dan lain sebagainya.

Padahal, segala sesuatu yang seharusnya “dibeli”, namun diperoleh dengan cara lain yang “menyimpang” dari aturan (tidak legal), tanpa mendapat ijin dari “pemilik”, tentu hal tersebut sudah bisa di sebut sebagai MENCURI.

Bagi kamu yang belum tau, pemikiran PENCURI itu seperti ini:
“Jika saya tidak mampu membelinya, mengapa tidak saya ambil/curi saja!”
Sedangkan pemikiran orang baik yang “paham” itu seperti ini:
“Jika saya tidak mampu membelinya, mending tidak usah pakai saja!”
“Pakai software alternatif, mungkin adalah solusi terbaik”
Nah sekarang sudah jelas, barang yang kamu ambil, gunakan, manfaatkan, dsb TANPA mendapat IJIN dari pemilik asli, maka selamat!!! Berarti kamu yang telah “membajak”, mempunyai mental yang hampir sama seperti “pemikiran pencuri” di luar sana.

Saya tekankan lagi bahwa menggunakan software bajakan itu jelas DOSA!!! Di lihat dari sisi pandang manapun, jawabannya tetap DOSA!!! (udah fix)

Mau pilih yang mana?

Orang baik, ATAU orang jahat?

Alasan saya Ingin berhenti memakai software bajakan...

Bagi pengguna teknologi yang sudah menyadari bahwa penggunaan software bajakan itu tidak baik, ada kalanya mereka ingin berhenti menggunakan software bajakan tersebut.

Walaupun tidak bisa 100% berhenti secara total memakai software bajakan, paling tidak, sedikit demi sedikit saya mencoba untuk mengurangi penggunaan software bajakan dan menggunakan "software alternatif" lain.

Menurut saya itu lebih baik dari pada tidak ada "action" sama sekali atau sekedar berkeinginan saja.

Poin di bawah ini merupakan alasan logis saya mengapa bisa timbul keinginan untuk berhenti menggunakan software bajakan.

1. Menggunakan software bajakan, sama dengan mencuri!

mencuri barang milik orang lain itu tidak boleh, dosa
Mencuri barang milik orang lain - google.com
Kalau di pikir-pikir, menggunakan software bajakan itu sama saja dengan “mencuri”. Mengapa? Sebab, kita telah menggunakan “sesuatu” milik orang lain tanpa persetujuan dari si pemilik.

Nah sekarang pertanyaannya, kalau “sesuatu” yang kita dapat itu hasil mencuri (milik orang lain), apakah “sesuatu” yang kita manfaatkan tersebut pantas kita gunakan?

Dan apakah "sesuatu" yang kita dapatkan dari kegiatan mencuri itu halal?

2. Tidak menghargai karya orang lain...

plagiat software bajakan yang sering di gunakan sehari hari
Hentikan mental seorang plagiat - google.com
Di ibaratkan kita membuat suatu karya, akan tetapi karya yang kita buat dengan susah payah tersebut tidak di hargai orang lain. Atau bahkan karya yang kita buat susah payah tersebut di manfaatkan dengan seenaknya.

Menurut kalian, bagaimanakah rasanya?

~~Short Story~~


Kemarin saya pernah membuat “1 buah” artikel yang saya tulis dengan cukup serius, penuh perasaan, dan tentunya artikel tersebut cukup bagus (menurut saya).

Nah singkat cerita, saya menemukan sebuah blog yang memiliki konten artikel yang cukup “sama” (beberapa kalimat sudah di ubah) dengan konten yang saya buat.

Memang benar pada bagian bawah artikelnya, blogger tersebut sudah mencantumkan sumber referensi yang mengarah ke blog saya.

Namun, sebagai seorang manusia biasa, tetap saja saya merasa “tidak enak hati” dengan blog tersebut. Sebab, walaupun ia sudah mencantumkan “sumber referensi”, saya belum pernah menjawab “boleh / tidak".

(tau-tau sudah jadi artikel milik orang lain)

Tamat...

3. Pak Ustadz bilang, itu tidak boleh...

Saya sarankan kalian untuk bertanya kepada "Pak Ustadz" yang memang betul-betul mengerti dan paham sistem penggunaan software pada dunia teknologi zaman sekarang.

Mengapa? Alasannya agar informasi yang kalian peroleh pun bisa menjawab segala keraguan di dalam benak kalian, terutama dalam hal "Software Bajakan".

Sebagai contoh, kalian bisa melihat dan mendengar jawaban dari "Ustadz DR Khalid Basalamah" mengenai Bagaimana Hukum Penggunaan Software Bajakan di bawah ini.


4. Belum ada... punya pendapat lain?

Sampai saat ini, alasan saya ingin berhenti menggunakan software bajakan, di karenakan 3 poin di atas, yaitu “Menggunakan software bajakan, sama saja mencuri”, “Tidak menghargai karya orang lain” dan "Kata Ustadz DR Khalid Basalamah".

Mungkin dari kalian mempunyai alasan lain yang bisa menambah “Motivasi”, Mengapa kok kita harus berhenti menggunakan software bajakan? Paling tidak kita harus memiliki “keinginan” untuk berhenti.

Jika kalian memiliki alasan lain yang lebih “Logis”, kalian bisa menuliskannya melalui komentar untuk menambah daftar “alasan” nomor 4 tadi...

Jadi, apa alasan kalian ingin berhenti memakai software bajakan?

Apakah membeli software dengan Licenci Resmi itu sebanding dengan apa yang kita dapatkan?

Tapi saya tidak punya uang untuk beli yang Original, gimana?

Kalau memang tidak mampu untuk membelinya, lebih baik tidak usah di gunakan. (gunakan software alternatif lain yang sudah saya sebutkan di atas tadi)

Perlu kamu ketahui, bahwa software bajakan yang kamu gunakan sehari-hari itu banyak jenisnya. Mulai dari aplikasi, game, lagu, video, dll juga bisa saja termasuk “barang bajakan” yang seharusnya di beli.

Apapun yang kamu peroleh dari hasil “membajak”, tentu itu di larang. (kecuali membajak sawah, beda lagi ceritanya)

Waduh, jadi saya harus gimana?

Jadi, solusi terbaiknya adalah...

  • Tidak usah gunakan. (hapus, unninstall, delete)
  • Gunakan alternatif lain. (contoh: aplikasi alternatif office)
  • Cari uang yang banyak, beli yang Original. (recomended)

Main game, nonton film, mendengarkan musik, dll itu semua hanyalah kegiatan yang berseifat untuk “kesenangan peribadi” saja. Kamu tidak akan mati konyol hanya gara-gara tidak melakukan kebiasaan itu lagi.

Biarpun kamu tidak akan bisa menghentikannya secara “total”, karena jika di paksakan, akan terlalu SULIT. Lebih baik kurangi secara bertahap, sambil mencari-cari alternatif lain sebagai pengganti.

Atau, jika uang sudah tidak menjadi masalah bagimu, lebih baik segera gunakanlah yang Original. (harus beli tentunya)

Udah, itu saja. (cukup)

Catatan...

Terima kasih untuk mas "Nugroho Prayogo" yang telah memberikan rekomendasi referensi berupa video "Bagaimana Hukumnya Penggunaan Software Bajakan" tentang penggunaan software bajakan.

Video pada alasan nomor 3 di atas bisa memperkuat alasan kita mengapa harus berusaha berhenti atau mengurangi penggunaan software bajakan.

Kesimpulan...

Kita seharusnya mengapresiasi jeripayah setiap karya orang lain, termasuk dalam hal software. Walaupun, kendala yang paling besar yaitu, harga software cukup mahal bagi sebagian besar orang Indonesia.

Jika memang belum mampu, ya jangan di paksakan. Masih ada jalur alternatif lain, misalnya menggunakan software yg tidak harus bayar, alias GRATIS.

Hal-hal yang berbau GRATISAN sudah saya tuliskan di artikel "anti-mainstream" ini. Kenapa nggak kamu baca aja sekalian?


Sebenarnya masih ada artikel terkait yang lain, selengkapnya lebih baik kamu buka sendiri bagian "Daftar Isi" pada blog ini. Mungkin akan membantumu untuk bisa mendapatkan sebuah "jawaban", mungkin.

Tambahan

Ketika kamu membeli sebuah software, maka yang di beli itu sebenarnya adalah "Lisensi", atau bisa di bilang suatu "Ijin" untuk menggunakan software tersebut.

Sederhananya, yang kamu beli adalah "Lisensi/ijin" untuk menggunakan software... BUKAN software nya!!!

Dan tentu saja, software yang kamu beli itu sebenarnya masih berstatus milik orang lain, yaitu developer. (tidak boleh di otak-atik, KECUALI kalau software itu OpenSource)

Jangan sampai kita "menabung dosa" di dunia, cuma gara2 hal sepele software bajakan

Sekian...

Itulah sedikit ulasan mengenai penggunaan software bajakan yang semakin menjamur, terutama di Indonesia. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi referensi bagi kalian yang membacanya.

Sampai jumpa di lain waktu,

Terima kasih
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

Alasan Microsoft, Kenapa Menggunakan Nama Windows 10 (bukan 9)

Mengapa Kok Bisa Bernama Windows 10? Gak Windows 8.2 Saja?
Microsoft tidak menggunakan angka 9 pada OS Windows terbaru
Rasanya belum lama saya mencoba beradaptasi dengan sistem operasi Windows 8 yang mengalami perubahan besar dari pendahulunya yaitu Windows 7.

Dan tiba-tiba, waktu itu tanpa sengaja saya mendengar berita bahwa microsoft akan mengeluarkan versi windows terbaru yang akan di beri nama Windows 10.

Wah, cepat sekali, kok ujug-ujug muncul OS baru dari Microsoft yang tentu saja hati ini terheran-heran. Lha wong saya saja masih dalam masa "peralihan" dari Windows XP/7 ke Windows 8, malah sekarang muncul baru lagi Windows 10.

Muncul pertanyaan, kok bisa bernama Windows 10?

Nah sekarang pertanyaannya, kenapa di beri nama Windows 10?

Mengapa kok tidak di beri nama Windows 8.2, 8.3, 8.4, atau 8.5 saja?

Padahal kan (menurut saya) tampilan dasar yang ada pada Windows 10 tersebut bisa saya katakan “sama”, yaitu membawa konsep dasar tampilan yang cenderung Flat, dan juga penambahan aplikasi “Modern App”. (kotak-kotak)

Semua orang juga tahu bahwa icon kotak-kotak tersebut berasal dari pendahulunya yang ada pada Windows 8. (intinya sama aja)

Perbedaannya “hanya” terletak pada tombol “Start” yang dulunya “lenyap”, kini di hadirkan lagi pada Windows 10 dan tentunya bisa kalian klik (kiri) yang kemudian akan muncul tampilan Start ala Windows 7.

Selain tombol Start yang ketika kalian klik (kiri) bisa muncul sperti tampilan ala Windows 7, “sepertinya” tidak ada lagi bagian yang benar-benar “baru”, kecuali  “hanya” update dari aplikasi Modern App seperti Foto, Music Player, Video Player, Calendar, Weather,dll.

Itulah yang menjadi pertanyaan saya di atas, yaitu mengapa OS tersebut di beri nama Windows 10 (melompat cukup jauh), mengapa tidak di beri nama Windows 8.2 atau 8.3 saja?

Tahukah kalian mengapa bisa begitu?

Apakah karena Adanya DirectX 12?

Satu hal yang ada pada Windows 10 yang bagi saya itu benar-benar “Baru”, alias belum ada pada Windows sebelumnya (Windows 8), yaitu Directx 12. Namun, yang menjadi pertanyaan di benak saya, apakah cukup dengan adanya Directx 12 saja, nama Windows bisa melompat sejauh itu? (Windows 8.1 – Windows 10)

Entahlah, kita sebagai pengguna tidak bisa menebak dengan pasti apa yang tengah di pikirkan Bill Gates dengan Windows 10 terbarunya itu di masa mendatang.

Semoga Microsoft mempunyai rencana Anti Mainstream yang bisa mengejutkan para pengguna Windows 10 terbarunya itu. Terutama untuk kalangan pengguna PC atau Laptop Gamers.

Ternyata ini jawabannya!!!

Setelah mencari-cari informasi dari beberapa sumber, ternyata hal ini ada kaitannya dengan angka keramat Microsoft, yaitu "One" atau "1". Salah satu contohnya adalah, seringnya digunakan pada aplikasi lain Microsoft: OneDrive, Xbox One, OneNote, dll.

Microsoft sebenarnya ingin menunjukan bahwa produk-produk mereka saat ini sudah terinstegrasi dan menjadi satu kesatuan, sekaligus menjadi solusi all in one bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sama halnya dengan Windows 10. Si bapak Bill Gates (Microsoft) ingin menggunakan angka 1 (One) pada OS terbarunya tersebut.

Namun, di karenakan nama "Windows 1/One" sudah pernah rilis pada tanggal 20 November 1985, maka angka "1" ini di tambah lagi dengan angka "0" di belakangnya, hingga akhirnya melompat menjadi Windows 10. (bukan Windows 9)

Kira-kira seperti itu...

Punya tanggapan lain???

Kesimpulan...

Windows 10 memang OS yang cukup fenomenal (bagi saya), dan tentunya hal tersebut bisa menimbulkan beberapa pertanyaan yang cukup sepele bagi orang awam seperti saya ini, misalnya dalam hal “nama”.

Catatan...

Tulisan di atas merupakan unek-unek saya dalam menanggapi hadirnya Windows 10. Dan tentunya, besar kemungkinan pendapat saya di atas bisa berbeda dengan kalian para pengguna Windows 10.

Saya hanya manusia biasa, tidak ada maksud terselubung untuk menjelek-jelekan karya orang lain.

Sekian

Itulah artikel mengenai Alasan Microsoft, Kenapa Menggunakan Nama Windows 10 (bukan 9). Semoga informasi yang saya tuliskan melalui artikel di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

Mohon maaf jika ada salah kata,

Sampai jumpa di lain waktu.

Terima kasih
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

Benarkah Plants VS Zombies Heroes, Tiruan Game Clash Royale?

Plants VS Zombies Heroes, Tiruan Game Clash Royale?
Plants vs Zombies Heroes: Apakah EA mencontek Clash Royale?
Hari ini tanggal 8 November 2016, merupakan hari di mana saya sedang asyik-asyiknya memainkan game besutan developer dari Electronic Arts atau biasa di singkat EA saja.

Bagi kalian yang mungkin belum mengetahunya, bahwa EA telah merilis game dengan sistem gameplay hampir mirip dengan Clash Royale. Mungkin karena Clash Royale ini sangat populer jadi EA tertarik untuk membuat game dengan gameplay yang hampir mirip.

Curhatan Tentang Clash Royale...

Sedikit cerita, pada awalnya saya sangat terkagum-kagum dengan game bernama Clash Royale dari developer Super Cell. Hal yang menurut saya sangat menarik adalah pada sistem gameplay dari game tersebut.

Sistem gameplay dari Clash Royale tersebut benar-benar baru (menurut saya) dan belum pernah saya temui pada game-game lain. Namun, suatu hal yang menjadi kekurangan (bagi saya) pada game Clash Royale adalah game itu HARUS online.

Saya tidak mengatakan bahwa fitur online ini buruk. Justru pada saat-saat tertentu, fitur online sangat-sangat bermanfaat dan menyenangkan. Misalnya untuk chat dengan pemain lain, versus mode dengan pemain lain, dll.

Fitur online ini tentunya cukup menganggu bagi pemain yang berada di tempat yang minim signal seperti di daerah saya ini. Untuk pemain yang tinggal di kota-kota besar tentu saja signal bukan jadi masalah.

Saya berharap, game Clash Royale ini kelak akan di sediakan fitur offline untuk campaign mode, story mode, atau istilah lain yang menandakan bahwa mode tersebut juga tersedia untuk single player yang tentunya offline.

Hadirnya Plants VS Zombies Heroes...

Singkat cerita, berselang beberapa bulan kemudian saya iseng-iseng searching di lautan informasi milik mbah Google. Dan ternyata ada sebuah game yang membuat saya tertarik untuk mengunduhnya. Game apa itu?

Tentu saja game itu adalah Plants VS Zombies Heroes...

Jujur, di bandingkan dengan Clash Royale, game Plants VS Zombies heroes ini “belum” bisa menandingi kepopuleran Clash Royale. Namun, satu hal yang paling penting bagi saya adalah, game ini bisa mode offline ketika single player untuk menyelesaikan misi-misinya.

Perlu kalian ketahui, game Plants VS Zombie ini tergolong masih baru. Walaupun masih baru, game ini memiliki potensi jaminan kualitas pengalaman gaming yang cukup menyenangkan, mengingat game in di kembangkan oleh developer terkemuka yaitu EA.

Screenshoot

Plants VS Zombies Heroes

Plants VS Zombies Heroes

Plants VS Zombies Heroes

Plants VS Zombies Heroes

Dapetin Gamenya di Mana?

Pertama kali mengetahui game ini, saya langsung mengunduhnya berupa file APK + Data melalui google search alias yang telah di bagikan melalui blog-blog.

Jika kalian tertarik, saya sarankan untuk langsung mengunduhnya melalui playstore saja. Sebab, jika kalian mengunduhnya melalu blog-blog, game ini mungkin akan bermasalah karena tidak compatible dengan tipe ponsel yang kalian gunakan.

Maka dari itu, langsung saja unduh melalui playstore untuk bisa di sesuaikan dengan jenis ponsel apa yang kalian gunakan.

Catatan...

Masalah tidak compatible apabila mengunduh game Plants VS Zombies Heros dari blog-blog hanya terjadi pada ponsel yang saya gunakan, dan mungkin saja hal tersebut tidak terjadi pada ponsel yang kalian gunakan.

Sekian...

Itulah artikel mengenai Plants VS Zombies Heroes, Tiruan Game Clash Royale. Semoga informasi yang saya tuliskan melalui artikel di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

Mohon maaf jika ada salah kata,

Sampai jumpa di lain waktu.

Terima kasih
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

25 Cara Meningkatkan Performa Windows 10 agar TIDAK LEMOT

Cara ini sudah saya coba dalam mengatasi Windows 10 agar TIDAK LEMOT
Cara ini sudah saya coba dalam mengatasi Windows 10 agar TIDAK LEMOT
Saya akui memang versi windows 10 memiliki tampilan yang lebih minimalis, sederhana, dan tampilan "flat" yang akan memberikan kesan lebih cepat dan efisiensi di bandingkan dengan versi windows sebelumnya. (7 & 8.1)

Namun, jika di selidiki lebih lanjut, apakah benar windows 10 benar-benar lebih cepat di bandingkan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 8 atau pun Windows 7?

Memang, diluar sana banyak sekali pengguna Windows 10 yang mengatakan "betul" lebih cepat, lebih ringan, cocok untuk gaming, cocok buat ini itu, dan lain sebagainya. (para fans Windows 10 banyak yang bilang begitu)

Namun bagi saya tidak!!! (tidak sepenuhnya benar)

Bagi saya, Windows 10 yang sekarang belum sempurna

Ketika artikel ini di tulis, update terbaru yang telah dirilis Windows 10 sudah mencapai "Fall Update". Dan dengan adanya update yang rutin ini, tentu akan menjadi "angin segar" dalam perbaikan bug dan penambahan fitur tambahan baru.

Bukan hanya fiturnya saja yang sekedar bertambah "buanyak", tapi juga bagian peforma sudah lebih okelah di banding sebelumnya.

Nah ini dia yang saya maksud,

Jadi, untuk "saat ini" Windows 10 sebenarnya "belum sempurna". Masih ada beberapa bug-bug yang terlihat sepele, namun fatal akibatnya.

Contohnya seperti apa masalah sepele itu???

Nanti akan saya sebutkan, mending baca dulu sampai bawah...

DirectX 12 Memang Lebih Powerfull, Tapi...

Kata orang-orang, salah satu fitur unggulan & kelebihan yang membuat Windows 10 itu jadi menarik & wajib untuk jadi pertimbangan adalah bagian DirectX 12 nya.
Lho kok bisa, emang kenapa DirectX 12?
Bayangkan saja, dari dulu ketika Windows 7 baru rilis, hingga pada berakhirnya masa Windows 8, kita sebagai pengguna masih harus berkutat pada DirectX 11. (karena memang hanya itu yang tersedia pada Windows 7 dan 8, Directx 11)

Dan ketika Windows 10 telah rilis (update), Microsoft akhirnya menyediakan DirectX 12 yang akan menjadi salah satu alasan "utama" kita (sebagai konsumen) untuk segera beralih menggunakan Windows 10. (ceritanya, kita di iming-imingi dengan DirectX 12)

Kan nggak mungkin, kelebihan Windows 10 hanya pada bagian tampilannya saja yang baru. Tentu harus ada yang lain, yang benar-benar baru dan bermanfaat. (cara kerja system, peforma, directx 12, dll)

Sekedar info saja: (opini)

Fitur pada Directx 12 ini menurut saya tidak ada masalah atau hal janggal lainnya. Secara keseluruhan, Directx 12 memang menawarkan sistem yang lebih canggih dan berpotensi bisa memaksimalkan pemanfaatan hardware yang ada.

Untuk Directx 12 ini, saya tidak bisa berkata banyak hal. Intinya Directx 12 bisa saya katakan cukup baik atau paling tidak, “lebih unggul” di bandingkan dengan Directx 11 yang sebelumnya. (Dan masih terus di kembangkan, agar lebih baik lagi tentunya)

Namun ingat, ada TAPInya...

Ingin Tahu? Silahkan lanjutkan membaca bagian di bawah...

(di bawah ada tempe)

Ternyata, respon Windows 10 agak lambat...

Bukan menjadi rahasia umum lagi, bahwa Windows 10 sebenarnya lebih lambat (berat) dibanding OS Windows sebelumnya (win 7 dan win 8). Apalagi bagi kamu yang saat ini menggunakan spesifikasi yang PAS-PASan.

Adanya Directx 12 memang menambah daya tarik ketika memakai windows 10 (dalam hal peforma gaming). Namun, ada suatu hal "minus" yang menurut saya cukup sepele, yaitu respon ketika melakukan suatu perintah, Windows 10 itu ternyata lebih lambat.

Lambat dalam arti, ketika saya melakukan perintah misalnya menekan tombol “Windows”, maka respon dari windows 10 ini akan memberikan jeda sepersekian detik, baru setelah itu tampilan start/windows akan muncul (terlambat).
"Kayak ada delay gimana gitu"
Berbeda dengan Windows 7 ataupun Windows 8/8.1 yang seketika akan langsung merespon ketika saya menekan perintah tombol start atau perintah yang lainnya.

Saya perjelas lagi bahwa respon perintah yang “agak” lambat ini bukan karena jenis transisi baru dari Windows 10. Menurut saya ini di karenakan efek samping dari fitur tambahan yang kesannya “terlalu” banyak. (dan belum siap)

Fitur tambahan yang saya maksud itu seperti Directx 12, Bash Linux, serta adanya tambahan aplikasi WindowsApp (Modern) yang semakin melimpah. Hal tersebut kemungkinan bisa menimbulkan efek samping/kekurangan, karena terlalu banyaknya penyisipan fitur tambahan baru.

Respon yang sedikit telat pada windows 10 ini sering saya alami ketika menekan tombol “Windows”, membuka aplikasi, dan lain sebagainya. Apakah kalian juga merasakan respon windows 10 yang sedikit lambat ini?

Agak sulit mengungkapkannya, semoga kalian paham maksud saya di atas...

Lebih jelasnya, mungkin artikel yang satu ini akan sedikit membantu memperjelas: Beberapa kelemahan yang membuat Windows 10 itu JELEK, pake banget. (manding kamu baca deh, serius)

Penggunaan baterai sedikit lebih boros...

Entah apa yang menyebabkan baterai pada laptop yang saya gunakan menjadi boros. Yang pasti masalah ini saya temui ketika memakai OS Windows 10 (Professional). Karena terlalu banyak program bawaan windows yang aktif atau bagaimana saya belum tau pasti.

Pernah saya lakukan kegiatan gonta-ganti OS antara Windows 8 dengan Windows 10. Dan ternyata memang, ada perbedaan ketahanan baterai pada Windows 8 dengan Windows 10 tersebut.

Ada yang bilang itu di karenakan Driver VGA belum terinstall atau tidak compatible. Akan tetapi, bisa saya katakan seluruh driver yang saya install saat itu sudah 100% compatible. Hal itu terlihat pada Devices Manager yang seluruhnya “OK” alias tidak ada masalah.

Apakah kalian juga merasakan baterai laptop yang terasa cepat habis ketika menggunakan Windows 10?

Sudah pernah membandingkan peforma baterai Windows 8 dengan Windows 10 belum?

Kuota internet jadi lebih boros...

Tak terpungkiri lagi bahwa kuota internet jadi lebih cepat habis ketika menggunakan Windows 10. Hal ini tidak akan menjadi masalah jika menggunakan koneksi Wifi atau pun jenis koneksi unlimited lainnya.

Namun apabila koneksi yang kalian gunakan menggunakan paket data melalui modem, maka bersiap-siaplah kuota kalian akan di sedot habis oleh Windows 10 dengan alasan update ini dan itu.

Bukan hanya proses “update” saja yang menguras kuota internet ketika memakai Windows 10. Ternyata masih ada proses tersembunyi lain yang mungkin belum kalian ketahui.

Sekerdar info:

Hampir semua tips dan trik menghemat kuota pada Windows 10 sudah saya lakukan. Mulai dari metered connection, disable melalui pengaturan, disable services update, menggunakan bantuan software pihak ketiga, dan sebagai.

Hasilnya nihil!!!

Windows 10 pada dasarnya memang membutuhkan kuota internet yang "lebih banyak", untuk menungjang aplikasi Modern App yang di bawanya. (misal, kalender, cuaca, maps, email, xbox, dll. (semua app tersebut akan hambar jika tanpa internet)

Untuk lebih lengkapnya sudah saya coba jelaskan pada artikel yang satu ini, Setelah Install Windows 10, Kok Kuota Jadi Boros?

Mengatasi KINERJA Windows 10 agar TIDAK LEMOT

Biarpun Windows 10 tergolong cukup berat untuk pengguna spek pas-pasan, sebenarnya ada cara "sederhana" untuk memperbaiki peformanya yang masih amburadul itu. (Win 10)

Informasi ini saya dapat dari beberapa sumber blog lain, namun ada juga yang merupakan pengalaman pribadi saya sendiri ketika penggunaan sehari-hari Windows 10.

Mudah kok, kalo mau memperhatikan...

Jumlahnya ada 25 cara... (sudah saya coba sendiri)

1. Kurangi aplikasi tidak penting, yang aktif di latar belakang.

kurangi untuk bisa menambah peforma yang maksimal
Contoh program yang aktif pada latar belakang Windows
Tidak pernah bosan-bosan saya beritahukan kepada kamu sebagai pengguna OS Windows 10, kurangilah aplikasi tidak penting yang aktif di latar belakang.

Terlalu banyaknya proses di background tentu akan memperberat tugas si komputer, karena harus melakukan multitasking yang seharusnya tidak perlu di lakukan. (jika tidak butuh)

Semakin banyak proses yang aktif di latar belakang, maka semakin besar pula kebutuhan memori yang di gunakan sebagai media penyimpanan sementara.

Apalagi jika komputer yang kamu gunakan hanya memiliki memori (RAM) yang pas-pasan, maka dapat di pastikan akan Ngap-ngapan sekaligus akan berimbas pada melambatnya kinerja PC/Laptop.

Usahakan setelah melakukan install ulang, pasang aplikasi yang penting-penting saja untuk menjaga OS Windows tetap dalam peforma tertingginya.

2. Kurangi program startup (tidak penting)

Beberapa contoh program startup Windows, disable agar bisa menambah peforma
Beberapa contoh program startup Windows
Hampir sama seperti nomor 1 tadi, bedanya hanya terletak pada fungsi dari aplikasi yang bekerja sebagai program startup. (otomatis berjalan saat komputer di nyalakan)

Terlalu banyaknya aplikasi/program startup, akan memperlambat lamanya proses loading ketika komputer baru saja di nyalakan.

Akan beda ceritanya jika PC / Laptop yang kamu gunakan sudah memiliki spesifikasi yang tinggi, dewa, sultan, dll.

3. Disable services yang tidak penting

Daftar services yang ada pada Windows aman di hentikan
Daftar services yang ada pada Windows
Layanan/services yang di bawa oleh OS Windows itu cukup banyak, dan tidak semuanya aman untuk di hentikan.

Untuk mengetahui manakah services windows yang paling aman untuk di hentikan, silahkan baca terlebih dahulu artikel lain yang berudul: 20 services windows yang aman untuk di hentikan

Cara kerjanya hampir sama seperti poin-poin yang saya tuliskan di atas. Semakin sedikit yang aktif, semakin baik. (peforma akan terasa relati lebih ringan, kerena tugas komputer juga diringankan)

4. Jangan sampai ada virus

Perhatikan bbetul-betul keadaan OS Windows yang kamu gunakan. Jangan sampai ada 1 atau beberapa virus yang bersarang di dalamnya.

Selain akan merusak file system, adanya virus yang aktif akan menyebabkan melambatnya peforma dari sebuah OS Windows 10.

Beberapa penyebab mengapa suatu komputer bisa terkena virus, sudah saya tuliskan pada artikel lain.

5. Disable efek transparan Windows 10

Dengan tujuan untuk mempercantik tampilan, Windows 10 kembali menghadirkan efek transparan yang sebelumnya pernah juga di hadirkan pada Windows 7. (mirip aero glass)

Memang tampilan akan cantik & manis (enak di pandang), namun di balik kecantikan tersebut menyimpan suatu resiko yang cukup untuk membuat para user Windows 10 merinding.

Yaitu menurunnya peforma/kinerja komputer.

Akan lain ceritanya jika PC / Laptop yang kamu gunakan sudah memiliki spesifikasi yang DEWA.

6. Setting pada “Paging file sie for all drive”

Dengan cara membuat "virtual memory" pada Windows. Cara yang satu ini boleh kamu lakukan, boleh juga tidak. (tergantung selera)

Tutor lengkapnya, sudah di jelas oleh WinPoin pada artikel Cara membuat Virtual RAM OS Windows.

7. Enable fitur Fast Startup

Pada Windows 10 terdapat fitur sistem FastStartup yang dapat mempercepat kinerja komputer dalam proses booting. Untuk mengaktifkan fitu ini caranya cukup mudah.

Langkahnya seperti ini:

  • Buka Control Panel
  • Pilih System and Security
  • Kemudian pilih Power Options
  • Pada bagian sebalah kiri, klik "choose what the power buttons do”
  • Setelah itu klik “Change Setting That are Currently Unavailable”
  • Selanjutnya akan muncul dialog, centang pada pilihan “Turn on Fast Startup”
  • Save, selesai

Lanjut ke poin berikutnya. (nomor 8)

8. Matikan shadow dan animation

Fitur shadow & animation sebenarnya tidak terlalu berat bagi Windows 10. Namun jika kalian menginginkan peforma yang paling semaksimal mungkin.

Maka mematikan shadow & animation adalah pilihan yang terbaik yang bisa di lakukan, dalam misi untuk mendapatkan peforma terbaik Windows 10 untuk PC / Laptop spek rendah.

9. Defragment hardisk partisi C

Pada OS keluaran baru seperti Windows 7, 8 dan 10 sebenarnya sudah tidak perlu lagi terlalu sering melakukan yang namanya Defragment hardisk. (sudah otomatis terjadwal)

Meskipun begitu, jika kalian ingin segera mendapatkan peforma terbaik Windows 10. Cobalah untuk melakukan Defraging secara manual. (sebelum proses defrag otomatis itu berjalan)

Sekedar info tambahan:

Bagi kamu yang belum tahu caranya defrag, bisa ikuti langkah di bawah ini:

  • Buka Windows Explorer / File Manager
  • Kemudian klik kanan pada partisi C
  • Pilih properties
  • Setelah itu pilih “Optimized and Defrag Drive"

Sudah, itu saja. (lanjut ke nomor 10)

10. Pakai fitur Disk Cleanup

Salah satu cara dalam membersihkan beberapa file sampah yang pernah di hapus, jangan kupa untuk memanfaatkan fitur “Disk Cleanup”.

  • Buka file manager
  • Klik kanan partisi C.
  • Buka ”General”
  • Klik pada “Unnecessary files (temporary files, etc)”
  • Setelah itu Klik OK

Tunggu hingga proses bersih-bersih (Cleanup) selesai.

11. Gunakan fitur “Delayed Start”

buka services
Klik kanan, properties, ubah "manual" menjadi "delayed start"
Menggunakan preset “Delayed Start” akan membuat sistem Windows menunda beberapa program sistem pada saat booting. Jadi, dengan adanya pengurangan program ini akan memungkinkan proses booting jadi lebih cepat.

Caranya:

  • Tekan Windows + R, ketik "services.msc"
  • Lalu akan muncul window berisi daftar dari service .
  • Pilih service yang akan di delay Klik kanan > Open
  • Lalu ganti seting Default menjadi Delayed Start

Setelah itu save/simpan, lalu restart.

12. Bersihkan/hapus file sampah/temp

Dengan menumpuknya file-file sampah yang ada pada sistem Windows, hal tersebut sudah tentu juga menjadi faktor memperlambat kinerja suatu Sistem Operasi. (termasuk Windows 10)

Untuk bisa menghapus file sampah (temp) pada OS Windows, saya sarankan untuk menggunakan software pihak ketiga saja. Salah satu contohnya adalah CCleaner.

13. Tutup/exit program pada system tray

Contoh tampilan system tray pada Windows 8, Windows 7 dan 10 juga hampir sama
Contoh tampilan system tray pada Windows 8
Biasanya, ada beberapa program yang secara otomatis aktif di latar belakang, serta menampilkan diri (icon) pada system tray. Salah satunya adalah aplikasi Google Chrome dan Wifi Hotspot.

Kedua aplikasi ini ketika pertama kali di buka, mereka akan selalu aktif di background (walaupun sudah ditutup).

Untuk mengatasi hal ini, cukup buka sistem tray, pilih icon yang ingin di tutup/exit, kemudian klik kanan, pilih exit/keluar.

14. Lakukan “Performance Troubleshooter”

Salah satu cara untuk memaksimalkan kinerja komputer Windows 10, bisa dengan memanfaatkan fitur “Peformance Troubleshooter” yang telah di sediakan oleh OS tersebut.

Dengan menggunakan fitur ini, maka akan secara otomatis mencari dan menemukan permasalahan yang menjadi penyebab melambatnya suatu sistem operasi. (otomatis terdeteksi)

Cara menggunakannya, ketik “trouble” pada pencarian Windows, kemudian Masuk ke System & Security dan klik System Maintenance.

15. Matikan fitur “search indexing”

Fitur “search indexing” sebenarnya sangat membantu dalam penggunaan sehari-hari. Namun jika “peforma maksimal” adalah tujuan utama kalian, tidak ada salahnya untuk mematikan fitur ini.

Caranya, buka daftar “services” pada Windows, kemudian cari services yang bernama “Windows Search”, setelah itu klik “Stop”.

Penjelasan lebih lanjut, silahkan baca artikel saya yang lain berjudul: 20 Services Windows yang aman untuk di hentikan. (sudah saya tuliskan juga di atas tadi)

Sebagai info:

Jika kalian mematikan/disable fitur “search indexing”, maka proses pencarian file akan berlangsung sangat lama, bahkan terkadang tidak bisa sama sekali.

16. Pantau penggunaan CPU, Memori, dan Disk

gunakan dengan bijak
Monitoring keadaan peforma menggunakan Task Manager
Lakukan pemantauan/monitoring terhadap penggunaan CPU, Memori, dan Disk pada OS Windows 10. Pantau, apakah ada proses yang “aneh” atau “janggal” pada keadaan Windows.

Cara termudahnya, bisa menggunaakn Task Manager yang ada pada program bawaan OS Windows 10.

17. Matikan fitur “Update Delivery Optimization (WUDO)”

Bagi kamu yang belum tahu, pada Windows 10 sebenarnya ada sebuah fitur bawaan yang aktif secara default. Perkenalkan, namanya adalah “WUDO”

WUDO merupakan singkatan dari Update Delivery Optimization (WUDO)

Fitur bawaan ini berfungsi sebagai pembantu dalam proses update berkala pada system Windows 10. Cara kerjanya hampir mirip seperti “torrent” yang biasa di pakai sebagai downloader.

Dampak negatifnya, sebagian PC/Laptop yang memiliki spek pas-pasan akan menjadi lebih lambat & lemot, dikarenakan harus menanggung beban “proses” tambahan yang seharusnya tidak perlu.

Caranya:

  • Buka “Setting” pada modern app Windows 10
  • Masuk ke “Update & Security”
  • Selanjutnya pada “Windows Update”, klik “Advances Option”.
  • Setelah masuk ke “Advanced Option”, kemudian klik “Choose how updates are delivered”
  • Setelah mengklik tombol tadi, maka akan masuk ke “Updated from More than One Place”, matikan fitur tersebut dengan cara mengklik “Toggle” yang ada.

Semoga bisa di pahami.

18. Upgrade hardware (RAM, CPU, VGA, dll)

Hanya untuk tambahan saja.

Salah satu cara yang paling ampuh, untuk menghindari peforma Windows 10 yang terasa lemot, delay, lag adalah dengan melakukan upgrade hardware ke spek yang lebih tinggi.

Kekurangan dari cara ini adalah, kamu harus siapkan uang yang memadai. Yang paling penting, jangan hanya bisa merengek-rengek minta kepada orang tua.

Lebih baik cari uang sendiri, kumpulkan, tabung.

19. Bebaskan sebagian memory hardisk laptop

Yang paling utama adalah, sisa ruang pada partisi C saja
Yang paling utama adalah, sisa ruang pada partisi C
Jangan biarkan kapasitas hardisk pada komputermu 99% penuh. Paling tidak, sisakan 20% ruang kosong pada setiap partisi C/D/E/dst.

Tapi yang paling penting adalah Partisi C saja. (sisakan minimal 20%)

20. Pasang antivirus terbaik dan berkualitas

Pada OS Windows, aplikasi antivirus itu sangat penting.

Ibarat ada suatu desa, namun di dalamnya tidak ada pihak lain yang bertugas sebagai “penjaga” keamanan. Tentu akan jadi “semrawut”, karena yang “baik” dan “jahat” campur jadi satu.

Pihak yang jahat lebih dominan untuk “merusak”. Maka disinilah tugas dari “penjaga” itu untuk memantau keamanan agar tidak terjadi suatu hal/tindakan yang menyimpang.

Yang saya maksud penjaga ini adalah Antivirus.

Saya sarankan untuk menggunakan Avast Free (karena lebih ringan). Atau kalau mau yang lebih ringan lagi, gunakan ativirus bawaan Windows 10 yang bernama Windows Defender.

Itu sudah lebih dari cukup. (jangan lupa lakukan update)

21. Lakukan update Windows 10 ke versi paling baru

Yang ini sudah jelas.

Semakin baru versi bulid Windows 10 yang di gunakan, maka semakin baik pula peforma yang akan di dapatkan. (karena telah mendapat perbaikan bug-bug yang terdahulu)

22. Hapus program bloatware

Ada beberapa program “licik” yang secara otomatis/sembunyi menginstal sendiri. Misalnya ketika browsing di internet, biasanya ada beberapa tombol download “menipu” yang ternyata adalah Bloatware.

Jika sudah terlanjur terinstall program Bloatware, saran saya hapus saja.

23. Atur Power Plan ke High Peformance

Ubah power plan ke high peformance, kalo mau
Ubah power plan ke high peformance
Untuk mendapatkan peforma yang lebih maksimal, bisa dengan cara mengubah pengaturan Power Plan ke High Peformance.

Cara yang sangat umum, sudah banyak yang tau.

24. Beli laptop / komputer baru saja

Sebenarnya saya tidak ingin merekomendasikan cara yang satu ini. Sebab, untuk cara ini kamu harus menyiapkan biaya tambahan yang seharusnya tidak perlu /  "harus" di lakukan.

Jika memang dana yang ada itu "kurang" dalam upaya mendapatkan laptop dengan peforma lebih unggul di banding sebelumnya, maka pilihan terbaik yang bisa kamu ambil yaitu dengan membeli sebuah laptop yang berstatus bekas, alias seken. (lebih murah)

Dengan melakukan cara ini, maka permasalahan Windows 10 lambat & lemot bisa segera teratasi dengan mengganti perangkat PC / Laptop yang lebih siap dalam menjalankan Windows 10 yang terbaru dan lebih berat sekalipun.

Pilihan ada di tanganmu. (sesuaikan dengan kebutuhan)

25. Sejauh ini belum ada tambahan

Jika kalian punya saran lain dalam upaya meningkatkan peforma Windows 10, tidak ada salahnya untuk menambahkannya melalui komentar.

Mungkin akan bermanfaat bagi yang lain.

Tambahan...

Dari poin-poin di atas, mungkin masih ada hal tersembunyi lain yang bisa mempengaruhi peforma dan kenyamanan dalam menggunakan Windows 10. Dan satu hal lagi, tulisan di atas merupakan pengalaman langsung saya pribadi ketika menggunakan Windows 10.

Masih ada banyak hal lain yang belum saya ketahui.

Catatan...

Poin-poin di atas merupakan pendapat pribadi saya sendiri ketika menggunakan Windows 10 Pro. Tentunya pendapat di atas bisa berbeda dengan kalian yang saat ini juga menggunakan Windows 10 dari Microsoft.

Kesimpulan...

Windows 10 memang versi windows yang paling baru dan di lengkapi fitur yang terbilang canggih saat ini. Akan tetapi, dari sekian banyaknya fitur canggih yang di tawarkan windows 10 tersebut, ternyata memiliki beberapa kekurangan yang menurut saya sepele.

Kekurangan tersebut antara lain respon perintah yang terasa lambat, baterai terasa boros, dan “memaksa” penggunanya untuk memakai kuota data yang berlebih.

Oleh karena itu, perlu di lakukan beberapa cara sederhana dalam mengatasi Windows  10 yang justru terasa delay. (sudah saya tuliskan dalam 25 cara mengatasinya)

Sekian...

Itulah artikel mengenai 25 Cara Meningkatkan Performa Windows 10 agar TIDAK LEMOT. Semoga informasi yang saya tuliskan melalui artikel di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

Mohon maaf jika ada salah kata,

Sampai jumpa di lain waktu.
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”
Untuk para Blogger: 
"JANGAN cuma bisanya COPAS artikel milik orang lain"
Udah itu aja...
Terima Kasih.