advanced web statistics 13 Cara Mengatasi Game Android Sering Keluar Sendiri, Force Close, lag - Reza Nauma - Solusi Komputer & Ponsel

Berlangganan Melalui Email?

13 Cara Mengatasi Game Android Sering Keluar Sendiri, Force Close, lag

Baca juga: Pake software bajakan DOSA?
sayangnya aplikasi telah berhenti tidak merespon
Permasalahan klasik, game android keluar sendiri, force close, lemot!!!
Baru-baru ini, game mobile android sangat booming di kalangan gamer smartphone. Mulai dari anak sekolah, anak kuliah, anak langit, bapak-bapak, banyak dari mereka yang mamainkan jenis game ponsel ini.

Baca: 12 Penyebab Baterai Android Boros, Cepat Panas dan Melembung (drop)

Mungkin dikarenakan teknologinya yang sudah semakin maju (mendekati grafis PS2), game-game android terus mengalami peningkatan dalam jumlah pemainnya.

Sebagai contoh, banyak game-game yang dulunya hanya tersedia pada konsol Sony PS1, PS2, dll, namun kini telah bisa dimainkan juga di OS android juga. Ingin tau caranya? Mending kamu baca Cara Memainkan Game PS1, PS2, PSP, NES di HP Android)

Gamenya bagus, tapi terkadang bermasalah

Beberapa game yang tidak merespon ketika di sentuh, bully
Beberapa game yang tidak merespon ketika di sentuh
Artikel yang akan saya tulis kali ini, mungkin saja akan cocok untuk kamu yang memiliki pertanyaan seperti:
“Cara ngatasi Sayangnya Aplikasi Telah Berhenti gimana ya?”
“Tau-tau gamenya kok Unfortunately, Game Has Been Stopped, cara fix nya gimana?”
“Gamenya sering force close, tiba-tiba keluar nih, gimana cara atasinya?”
“Kenapa gamenya ngelag, macet, patah-patah, dll?”
Mungkin pertanyaan itulah yang paling sering muncul, lagi dan lagi...

Hampir sama seperti game Bully Anniversarry Edition force close yang pernah saya tulis, ternyata game android lainnya pun terkadang memiliki permasalahan yang hampir sama.

  • Lagi enak-enak main, tiba-tiba keluar sendiri
  • Lagi match, malah muncul sayangnya, bla bla bla
  • Ketika klik tombol tidak menanggapi
  • Terkadang sulit/tidak bisa di buka
  • Gamenya sring macet gak jelas
  • Gameplay yang sering LAG
  • Lagi main, malah lemot
  • Dan error lainnya.

Perlu kamu ketahui, bahwa hal-hal di atas merupakan permasalahan klasik yang hampir terjadi pada sebagian besar game.

Sebab, jenis, tipe, spek, kondisi, optimalisasi software, dll pada suatu ponsel itu beda-beda. Sedangkan gamenya (cuma 1) harus menyesuai pada semua jenis ponsel di dunia ini, sebanyak itu!

Jadi ya wajar aja, gak semua ponsel dapat menjalankannya dengan mulus.

Beberapa penyebab, game android keluar sendiri

Ini menurut pengamatan pribadi... (beda orang, beda rasa)

Beberapa hal yang menjadi penyebab suatu game bisa mengalami “keluar sendiri” (force close, sayangnya berhenti) di antaranya adalah...

1. Memori (RAM) menipis / penuh

Saya letakan pada poin nomor 1, karena kemungkinan besar masalah utamanya ada disini. (biang keroknya)

Bisa jadi memori (RAM) yang ada pada ponselmu itu hampir menipis, atau mungkin malah benar-benar PENUH!!!

Kondisi RAM yang mepet seperti ini, tentu saja memaksa si OS android untuk menutup paksa beberapa aplikasi yang sedang di jalankan. (manakah yang paling rakus memori, mau tidak mau harus di tutup)

2. Terlalu banyak aplikasi aktif di latar belakang

Hampir ada kaitannya dengan poin nomir 1 tadi...

Jika aplikasi yang aktif di latar belakang (background) ponselmu terlalu banyak, maka sudah tentunya OS android yang “cerdas” tersebut akan menutup otomatis aplikasi yang di anggap rakus/berbahaya.

Tujuannya apa? Ya biar aman.

Segala hal di dunia ini, ada batasnya.

Itu!!!

3. Koneksi internet terputus

Pon nomor 3 ini berlaku jika game yang kamu mainkan itu jenis Online, misal Mobile Legend, Clash of Clans, AOV, dll.

Koneksi internet yang tiba-tiba hilang, terputus, tidak stabil juga bisa menjadi penyebab keluar sendirinya suatu game.

4. Ada beberapa file yang corrupt

Yang namanya hidup di dunia nih ya, kan nggak semua hal itu akan berjalan sesuai rencana.

Kan bisa aja ketika kamu download gamenya itu tertulis Succes, tapi kenyataan yang sebenarnya malah ada beberapa komponen file penting yang justru corrupt/belum terdownload dengan sempurna.

Jadi ketika si game membutuhkan salah satu file penting yang “hilang” ini, sudah pasti gamenya akan error dan tiba-tiba keluar dengan sendirinya. (terkadang, ada yang hanya berupa glitch saja)

Bisa aja kan???

5. Game kamu, mungkin versi MOD

Atau mungkin, game yang kamu mainkan adalah versi MOD, alias hasil modif dari orang-orang tertentu.

Sebab, hasil oprek-oprek itu biasanya nggak sempurna. KECUALI jika oprekya itu langsung official dari sang developernya. (langsung dari pabrik/perusaan pembuat game)

6. Memori (internal) kondisi full

Sepele memang...

Memori internal yang full, tidak menutup kemungkinan akan mebuat gamenya jadi force close.

Hal ini terjadi, karena sebenarnya ketika kamu main game itu ada proses baca/tulis (read/write) yang di lakukan oleh OS, dan OS pun butuh yang namanya memori internal untuk menampung file tambahan yang telah di tulis. (bisa berupa gambar, teksture, audio, dll)

7. Perangkat tidak compatible

Hanya sebagai informasi tambahan saja, bahwa ada beberapa jenis ponsel yang tidak compatible/optimize dengan game-game tertentu. Ada beberapa game yang hanya ccok di jenis/tipe GPU tertentu, hingga akhirnya game yang di buka hanya menampilkan layar hitam saja. (GPU tidak cocok)

Hal ini kemungkinan bisa terjadi akibat proses peracikan OS android (software) untuk si ponsel kurang pas/sesuai dengan hardware yang di pakai. (anggap saja versi beta, masih terdapat bug)

Optimalisasi bagian software nya kurang joss!!! (ngomong opo)

8. Keadaan ponsel terlalu panas, overheat

Bisa jadi, keadaan ponselmu yang terlalu panas akan membuat kinerja komponen di dalam ponsel menjadi terganggu. Akibatnya, beberapa aplikasi dan game yang di buka akan keluar sendiri / force close.

Selain itu, terlalu seringnya melakukan charging juga bisa memungkinkan ponsel menjadi overcharge. Bahkan ada juga ponsel yang layarnya jadi bergerak sendiri ketika di charge.

9. Spesifikasi ponsel kurang memadai

Nah ini lagi, mungkin saja spesifikasi dari ponselmu memang kurang kuat untuk menjalankan tugas ini. (tugas menjalankan sebuah game)

Kasusnya hampir sama dengan main game Bully Anniversary Edition pada RAM 512mb saja.

Kan kampret gitu lho!!!

10. Atau mungkin, HPmu rusak?

Bisa jadi ponselmu sedang tidak sehat, alias rusak.

Coba di cek lagi...

Udah itu aja, jumlahnya cuma ada 10...

Dari 10 hal yang saya sebutkan di atas itu adalah Penyebabnya lho ya. Beberapa dari kalian mungkin ada yang belum tau, makanya saya tulis aja sekalian di awal-awal artikel. (biar lengkap)

Nah sekarang gantian, SOLUSI mengatasinya gimana ya mas?

Lha ini udah saya tulis di bawah...

Yok, baca lagi yok...

SOLUSI, agar tidak keluar sendiri, force close

Semoga saja bisa jadi SOLUSI yang tepat untukmu, sekaligus bisa kamu praktekan secara langsung. (nggak cuma di baca aja)

Tanpa basa-basi lagi, nih baca biar ganteng:

1. Cari jangkauan koneksi yang bagus

Seperti yang sudah saya beritahukan di atas tadi, bahwa game Online itu butuh koneksi internet yang bagus. (Mobile Legend, Clash Royale, dll). Maka SOLUSI yang bisa di ambil adalah, cari jangkauan koneksi yang bagus.

Jika koneksi yang ada pada daerahmu itu jelek, putus2, tidak stabil, maka proses berlangsungnya gameplay dari game akan terganggu dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi force close juga.

Jaman sekarang minimal H+, kalau bisa ya 4G sekalian.

2. Kurangi aplikasi yang aktif di latar belakang

Perhatikan beberapa aplikasi yang aktif di latar belakang ponselmu. Jangan sampai terlalu banyak aplikasi tidak penting yang ikut mengambil jatah memori dari RAM.

Sebisa mungkin tutup aplikasinya, atau bisa juga langsung unninstall saja.

3. Unduh langsung dari Google Play Store

Pilihan terbaik untuk mendapatkan game yang terbaru dan paling update adalah dengan mengunduhnya langsung di Google Play Store.

Google Playstore menyediakan banyak aplikasi dengan jaminan akan kualitas yang mumpuni. (kemungkinan error akan relatif lebih sedikit)

4. Jaga ponsel, agar tidak terlalu panas/overheat

Jaga kondisi suhu ponsel agar tidak terlalu panas (overheat) berlebih ketika di gunakan.

Segera istirahatkan ponsel, jika memang suhu panas sudah melebihi batas normal. (overheat)

5. Lakukan pembersihan file sampah

Melakukan pembersihan file sampah secara rutin pada ponsel merupakan pilhan yang paling tepat.

Aplikasi yang cukup membantu dalam membersihkan file sampah yang pernah saya gunakan adalah Clean Master.

Atau, jika kamu menggunakan ponsel Xiaomi Redmi, di sana telah di sediakan aplikasi pembersih bawaan yang cukup powerfull. (tinggal gunakan itu saja sudah cukup)

6. Clear cache / hapus data aplikasi

Beberapa orang biasanya melakukan hal ini, yaitu mencari aplikasi pada Pengaturan/Setting, kemudian pilih Hapus Data dan Clear Cache.

Untuk beberapa judul game, cara ini biasayan 100% work.

7. Uninstall, kemudia install lagi gamenya

Jika kamu tidak mempermasalahkan data save yang ada pada game, cara ini bisa menjadi pilihan dalam mengatasi game force close. (pada game jenis offline)

Bisa saja beberapa file yang pernah terpasang, mengalami error akibat telah mengalami perubahan (di otak-atik) selama masa pemakaian.

Selengkapnya, mending kamu baca 25 Aplikasi PENTING HP Android yang WAJIB di Install.

8. Coba lakukan reset pabrik/factory reset

Jika memang hapus data/ clear cache tidak berhasil, maka langkah yang bisa kamu coba adalah melakukan Reset Pabrik / factory reset saja.

Dengan melakukan ini, maka keadaan OSmu akan kembali seperti semula saat membeli. Tapi dengan syarat, saat sebelum reset, pastikan tidak ada aplikasi system yang di sengaja di hapus.

Sebagai contoh, jika aplikasi penting Gmail kamu hapus, maka ketika di reset, aplikasi ini tidak akan kembali.

Udah terlanjur terhapus / error duluan sebelum reset? Lakukan langkah 8.

9. Coba lakukan flashing

Untuk langkah nomor 8 ini, jika belum pernah melakukannya lebih baik minta bantuan kepada teman yang lebih pengalaman.

Sebab jika cara ini gagal, mungkin akan berdampak pada rusaknya sebuah ponsel yang kamu miliki.

Pastikan kamu melakukan Flashing dengan benar.

10. Flashing, minta bantuan teman sendiri (gratis)

Hampir ada kaitannya dengan nomor 8 tadi. Cobalah untuk melakukan flashing dengan bantuan teman, sodara, atau orang-orang yang memang sudah pernah melakukannya.

Selain lebih aman, biayanya pun tidak terlalu besar. (alias GRATIS)

Nah TAPI, jika proses flashing ternyata selalu gagal dan gagal lagi, kemungkinan besar yang bermasalah adalah hardware eMMc-nya yang sudah mulai lemah. (harus ganti)

11. Bawa ke konter. (harus bayar)

Jika memang pada saat proses flashing sendiri di rumah tidak berhasil, hal yang bisa kamu lakukan adalah bawa/minta bantuan berupa servis di konter.

Kemungkinan untuk BERHASIL di sana lebih besar, sebab alat-alat pendukung lainnya sudah tersedia. Kekurangan utamanya adalah kamu harus bayar biaya jasa servis di sana. (konter)

12. LEMBIRU (lempar, ganti hp baru)

Cara nomor 12 ini merupakan cara terakhir yang mungkin harus kamu ambil, jika tidak ingin mengalami permasalahan klasik yang pernah kamu alami sebelumnya. (lempar, beli yang baru)

Jika ingin ganti HP baru, saran saya lebih baik beli Xiaomi Redmi 5A saja. Udah murah, spek lumayan tinggi di kelasnya, dan juga brand yang sudah cukup terpercaya akan kualitas produk yang di hasilkannya.

Pengen liat penampakan Xiaomi Redmi 5A???

Nih liat!!! (Redmi 5A)
Redmi 5A - ponsel xiaomi paling murah 999 ribu
Redmi 5A dari depan
paling murah saat ini
Redmi 5A dari belakang

Lagi-lagi, ini (murni) menurut pendapat pribadi, pilihan terbaik untuk ponsel murah dengan harga Rp. 999.000 adalah Xiaomi Redmi 5A. (worth it)

TAPI jika kamu membelinya di konter, harga akan lebih mahal.

Mending beli di toko online shop saja. Sebagai contoh LAZADA, Tokopedia, Bukalapak, JD.id, dll. (tapi AWAS, jangan sampai kena tipu, barang palsu)

13. Ada tambahan lain?

Hingga kini, belum ada tambahan lain yang bisa saya sampaikan. Kedepannya, mungkin akan saya tambahkan. (jika memang ada)

Atau, mungkin kamu punya saran lain?

Tulis di komentar. (kalo mau)

Tambahan...

Sebagai info tambahan, bahwa cara di atas bisa kamu lakukan pada semua jenis game yang ada pada ponsel android. Mulai dari game ringan, sampai dengan yang paling berat sekalipun, tetap bisa di coba.

Game ringan misalnya Clash Royale, COC, Plants vs Zombies, dll.

Sedangkan game berat, misalnya GTA3, GTA SA, GangstarVegas, ModernCombat, Bully Anniversary, dll.

Catatan...

Ingat, poin-poin yang saya tuliskan di atas merupakan pendapat pribadi dari saya sendiri. Jadi wajar saja jika terdapat hal yang tidak sesuai/sependapat dengan kamu-kamu yang sedang membaca artikel ini.

Sekian...

Itulah artikel mengenai 13 Cara Mengatasi Game Android Sering Keluar Sendiri, Force Close. Semoga informasi yang saya tuliskan melalui artikel di atas bisa bermanfaat bagi kalian yang membacanya.

Mohon maaf jika ada salah kata,

Sampai jumpa di lain waktu.

Terima kasih
"Jangan di COPAS ya gan"
"Lu kira nggak capek nulis segini banyaknya?"
“Tolong bagikan ke teman kamu jika menurutmu ini bermanfaat”

Postingan terkait lainnya:

Kualitas kontenmu itu jauh lebih "Mengagumkan" kalau kamu membuatnya karena NIAT. Berbeda kalau kamu membuatnya karena alasan UANG (rezanauma.com)

8 Komentar

  1. Informasinya sangat membantu sekali trimakasih min

    BalasHapus
  2. game saya Mobile Legend tiap di mainin sebentar kok sering keluar sendiri knapa ya? pdhal sbelumnya nggk pernah kayak gitu.

    Ada saran min?

    BalasHapus
  3. Membantu saya untuk main game Subway Surfers

    BalasHapus
  4. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Apakah Anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website kami http://kbagi.com/ untuk info selengkapnya.
    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, tentu saja saya punya rencana sprti itu. (tp blm terlaksana smpai sekarang)

      terima kasih banyak atas infonya!

      Hapus

Jika ada pertanyaan mengenai artikel di atas, silahkan tuliskan melalui kolom komentar. Kualitas komentarmu menandakan seberapa cerdas dirimu. Jadi, berikanlah komentar yang berkualitas sekaligus bermanfaat bagi yang lain.

Dan terima kasih pula pada kalian yang telah meluangkan waktunya untuk berkomentar dengan baik. Komentar kalian tersebut sangat saya apresiasi.